Perdana, Rombongan Dinas Pendidikan Kepulauan Meranti Kunjungi SDN 9 Kepau Baru

Dibaca: 6828 kali  Minggu,30 September 2018 | 13:43:22 WIB
Perdana, Rombongan Dinas Pendidikan Kepulauan Meranti Kunjungi SDN 9 Kepau Baru
Ket Foto : Rombongan Disdikbud Kabupaten Kepulauan Meranti saat berdialog dengan majlis Guru SDN 9 Desa Kepau baru, Jum'at 28/09/2018 Pukul 10.00 WIB.

[AksisNews.Com] MERANTI - Guna memotivasi Guru dalam rangka untuk meningkatkan kinerja serta melihat kondisi fisik sekolah, Rombongan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti melakukan kunjungan kerja perdana di SDN 9 Desa Kepau baru, Jum'at 28/09/2018 Pukul 10.00 WIB.

Kunjungan kali ini tanpa dihadiri Wakil Bupati Kab.Kepulauan Meranti Drs. H.Said Hasyim dan Kepala Dinas Pendidikan Drs.Nuriman. Namun Hadir dalam rombongan Sekretaris Dinas Pendidikan Armansyah S.Pd, Kabid Ketenagaan Yuliendri S.Pd, Kabid Pendidikan Dasar Syafrizal S.Pd, Kasi Kurikulum Nurhayanto S.Pd, Kabid Sarana Prasarana Mashudi, Koordinator Wilayah Kecamatan Tebing Tinggi Timur (Bidang Kependidikan dan Kebudayaan) Azlan S.Pd serta pengawas kecamatan.

Kedatangan Rombongan Dinas ini langsung disambut Oleh Wakil Kepala Sekolah Liana dan majlis guru yang telah menunggu sejak pagi. Sebagaimana tujuan Kunker Disdikbud agar bisa mengetahui dan melihat langsung kondisi sekolah secara dekat, Sekretaris Dinas Pendidikan Armansyah S.Pd serta Kabid lainnya memuji  kebersihan sekolah.

"Sekolahnya bagus, rapi, bersih apa lagi kalo ditambah bunga lebih banyak dipekarangan sekolah", Puji Armansyah yang disambut Kabid lainnya.

Dikatakan Armansyah, Kehadiran Disdikbud tertujuan untuk memastikan langsung proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) serta melihat kondisi fisik sekolah.

"Kami mohon maaf atas keterlambatan dan singkatnya waktu kami, mengingat sebentar lagi sholat jum'at, Kehadiran kami disini ingin melihat proses KBM, apakah menggunakan K13, kondisi siswa, guru serta keadaan fisik sekolah dan kami ingin berdialog dengan bapak/ibuk semua" Jelas Armansyah

Tambahnya lagi "kami ingin mendapat masukan dan informasi langsung sehingga dapat mengetahui apa yang menjadi kendala disekolah, kalau kendala fisik Kita berharap Kepala Sekolah dapat menyisihkan dana BOS sebaik-baiknya sehingga dapat merehap gedung sekolah yang rusak," Tutur Armansyah

Dalam Dialog bersama majlis guru, Kabid  Ketenagaan juga menyampaikan bahwa sekolah bukan hanya tanggung jawab pemerintah tetapi juga merupakan tanggung jawab Guru dan Masyarakat.

"Bersungguh-sungguhlah dalam mengajarkan anak-anak, jangan sampai tidak masuk, bekerjasama dengan masyarakat maupun pemerintah Desa agar semuanya terjalin keharmonisan." Ungkap Yuliendri

Kasi Kurikulum Nurhayanto juga menyarankan kepada majlis guru agar menerapkan kurikulum penyesuaian, yang mampu membuat siswa nyaman dalam belajar.

"Terkait kurikulum K13, selayaknya dilakukan, namun lihat juga kondisi siswa" Tandas Nurhayanto

Menanggapi pujian, saran dan masukan dari pihak Dinas pendidikan, Khairul Zaman, salah satu guru di SDN 9 dan SMPN Satu Atap Kepau Baru menyampaikan.

"Selamat datang disekolah kami, bersyukur dan terima kasih atas kunjungan Bapak-bapak dari Dinas Pendidikan, mohon maaf karena kepala sekolah tidak ditempat karena beliau baru saja pulang ke seberang,kami guru- guru sudah lama berharap untuk orang dinas datang melihat langsung keadaan kami" Kata Khairul

Dikatakannya lagi, "Meski hanya berharap uang masuk dari Dana BOS yang keluarnya 3 bulan sekali, Alhamdulilah kami selama mengabdi disini tak pernah mangkir dari mengajar kecuali ketika ada pelatihan, kalo semua guru diutus maka siswa kami liburkan,karena jumlah kami hanya 6 orang baik sebagai guru kelas di SD maupun guru Mapel di SMP" Ungkapnya.

"Persoalan merehab gedung sekolah yang rusak, acap kali kami (majlis guru red) berdiskusi dengan kepala sekolah namun keadaan pendanaan BOS memang tidak mencukupi, yang honor daerah cuma ibu liana sementara 5 Guru lainnya berharap gaji dari dana BOS, akses kedinas jauh yang tentu memakan dana yang besar" Jelas Khairul

Khairul berharap keadaan fisik bangunan sekolah yang rusak maupun rumah dinas yang retak terbelah dapat dibantu oleh dinas pendidikan dan dia juga mengatakan agar dana BOS bisa leluasa digunakan untuk rehab sekolah maka paling tidak ada guru lain yang diangkat Honor Daerah.

Mengahiri dialog, Sekretaris Dinas Pendidikan Armansyah S.Pd mengucapkan terimakasih atas keterbukaan dialognya dan apa yang dihasilkan hari ini akan menjadi pertimbangan Dinas Pendidikan dan kebudayaan.

Selanjutnya Rombongan Dinas langsung menuju Masjid yang berhadapan dengan sekolahan untuk melaksanakan Sholat Jum'at berjamaah. (rep01)

Akses AksisNews.com Via Mobile m.AksisNews.com